Kamis, 13 September 2012

BENTUK NEGARA DAN SISTEM PEMERINTAHANNYA

BENTUK NEGARA

Dalam literature kata Negara / ilmu Negara kita telah mengenal adanya bentuk dan sistem pemerintahan yang dikembangkan oleh Plato dengan teorinya “Plolitea”, maka di jaman modern telah dikenal bentuk-bentuk Negara yang mengimplimentasi dari teori Plato tersebut.
Bentuk Negara yang dimaksud adalah :
1.       Bentuk negara  kesatuan (unitaristic)
2.       Bentuk negara serikat (Vederal)

Ø  Bentuk negara kesatuan dibagi menjadi 2 bentuk :
1.       Negara kesatuan sentralistik
2.       Negara kesatuan disentralistik

Ø  Bentuk negara serikat (Vederal) dibagi menjadi 2 bentuk :
1.       Vederal murni
2.       Konvederal (Vederasi semu)

1)      Bentuk egara Kesatuan
·         Negara kesatuan sentralistik adalah semua system pemerintahan ada ditangan pemerintah pusat, dalam system ini tidak ada yang namanya pemerintah daerah,  sistem ini dibentuk atas dasar negar yang kecil, contohnya negara  Singapura.

·         Negara kesatuan disentralistik adalah system kerja pemerintah pusat bekerja sama dalam pemerintahan bersama pemerintah daerah. Dalam system ini terdapat tingkatan kepemerintahan, dari tingkat pemerintah  pusat sampai dengan pemerintah terkecil seperti pemerintah desa. System ini dianut oleh negara Indonesia.

2)      Bentuk Negara Serikat (Vederal)
Dasar terbentuknya negara vedral di dunia ini terbagi ke dalam dua cara, yaitu : 1). Melaluai suatu penggabungan dari beberapa negara yang kemudian negara itu mempersatukan diri ke dalam bentuk negara yang lebih besar, 2). Suatu negara yang telah ada dan mempunyai wilayah yang cukup besar namun memiliki sejarah ketata negaraan dari dominasi penjajahan yang ada pada mereka, sehingga bentuk negara yang didirikan juga mengikuti dominasi negara penjajah tersebut. Oleh karena itu dalam bentuk negara vederal di kenal 2 bentuk :

·         Vederal murni yaitu terbentuknya negar dari penggabungan negara yang ada.

·         Konvederal yaitu terbentuknya suatu negara setelah adanya negara induk kemudian diberikan hak-hak kusus kepada negara-negara kecil atau wilayah-wilayah lain yang diakui baik sebagai negara bagian atau daerah territorial kusus diwilayah negara tersebut, seperti negara Malaysia sebagai mana system pemerintahan mereka adalah turunan dari negaran jajahannya yaitu inggris.


SISTEM PEMERINTAHAN
Dalam dunia modern sekarang ini dikenal ada dua bentu system pemerintahan yang lazim di pahami, yaitu :

1.       System Pemerintahan Presidensial
Adalah suatu bentuk system pemerintahan dimana pemerintahan itu di jalankan oleh pgresiden baik sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan. Dalam sistem pemerintahan ini presiden dibantu oleh kabinet (mentri) yang bertanggung jawab terhadap bidangnya dan kemudian menti ini melaporkan/ mempertanggung jawabkan seluruh kinerjanya kepada presiden, dan dari pada itu juga seorang mentri setiap waktu dapat diberhentikan atau diangkat oleh presiden tanpa harus campur tanga pihak lain kecuali diatur dalam undang-undang.
System presidensial yang menempatkan presiden sebagai penguasa tunggal biasanya dikaitkan dengan kekuasaan eksekutif yang cukup besar yaitu suatu kekuasaan yang di dalamnya juga memiliki kekuasaan-kekuasaan lain, baik dalam kekuasaan legislatif maupun kekuasaan legislatif.

Seorang presiden pemegang kekuasaan eksekutif terbesar yaitu :
a.       Sebagai kepala pemerintahan
b.      Sebagai kepala negara
c.       Memiliki kekuasaan legislatife yaitu mnegesahkan undang-undang
d.      Memiliki kekuasaan yudikatif yaitu dalam bidang kehakiman
-          Grasi
-          Amnesty
-          Aborisi
e.      Memiliki kekuasaan sebagai panglima perang terbesar
f.        Memiliki kekuasaan pembagian APBN

2.       System Pemerintahan Parlementer
Adalah system pemerintahan yang biasanya parlemen atau kabinet yang menjalankan urusan negara dan pemerintahan dalam dua kategori. Dimana anggota kabinet (mentri) dalam melaksanakan urusan pemerintahan akan bertanggung jawab kepada parlemen, dalam system ini parlemen berhak memberhentikan kabinet, disisi lain parlemen juga dapat dibubarkan oleh kepala negara (raja).

 Note: semoga bermanfaat

Selasa, 11 September 2012

Akuntansi - Laporan Perubahan Modal

I. LAPORAN PERUBAHAN MODAL (STATEMENT OF OWNER'S
EQUITY)
Perubahan yang terjadi atas modal yang ditanamkan oleh pemilik perusahaan,
dalam periode akuntansi, harus diungkapkan dalam laporan keuangan. Tata
cara penyusunan laporan perubahan modal adalah sebagai berikut :
a. Menuliskan nama perusahaan pada baris yang pertama
b. Menuliskan jenis laporan
c. Menuliskan periode laporan
d. Menyajikan modal awal ditambah dengan investasi tambahan dan laba
bersih.
e. Mengurangkan dengan rugi bersih (kalau perusahaan rugi)
f. Mengurangkan dengan pengambilan prive pemilik.
g. Hasil akhir seluruh perhitungan ini merupakan modal akhir perusahaan.
Perlu diingat bahwa data penyajian laporan perubahan modal diambil dari kertas
kerja yang telah disediakan.
Contoh:
FIRDAUS DECORATION
LAPORAN PERUBAHAN MODAL
Periode Tahun yang Berakhir 31 Desember 2000
(Dalam ribuan rupiah)
Modal per 1 Januari 2000 ………………………Rp. 9.980,00
Laba bersih Tahun 2000 …………Rp. 3.670,00
Pengambilan Prive ……………… Rp. 200,00_ -
Penambahan Modal …………………………… Rp. 3.470,00 +
Modal per 31 Desember ……………………… Rp. 13.450,00
This help

Sabtu, 08 September 2012

MENGAPA DOA TAK TERKABULKAN?


Suatu hari datang seseorang bertanya kepada Ibrahim bin adham : "Mengapa doa kami tidak dikabulkan , padahal Allah pernah berjanji : "Berdoalah kalian kepada-KU niscaya akan aku kabulkan (Ghaffir : 60). Ibrahim menjawab : "Karena hati kalian mati ". Orang itu bertanya lagi: "apa yg menyebabkan hati itu mati?".

     Ibrahim menjawab :" Ada delapan yang membuat hati itu mati, pertama kalian tahu hak allah tapi kalian tidak memenuhinya. Kedua kalian membaca Alqur'an tapi tidak tahu hukum-hukumnya, ketiga kalian mengaku cinta kepada Rasulullah SAW tapi kalian tidak melaksanakan sunah-sunahnya, keempat kalian tahu kematian itu ada tetapi kalian tidak mempersiapkannya, kelima kalian tahu Allah berfirman bahwa syaitan adalah musuh bagi kalian maka musuhilah (fathir :6 ) tapi kalian terjerumus dalam maksiat.

Keenam, Kalian mengaku takut pada neraka, tapi kalian jerumuskan tubuh kalian padanya. Ketujuh, Kalian mengaku cinta kepada syurga, tetapi kalian tidak mengamalkannya. Kedelapan, bila kalian baringkan tubuh kalian untuk tidur, kalian lupakan aib kalian sendiri dan mengingat aib orang lain dalam dirimu. Sehingga itulah yang membuat Allah SWT murka kepada kalian. Bagaimana mungkin do'a kalian akan di kabulkan

(Al-mustahklash Fi Tazjiyatul Anfus. Said Hawwa)